Google Tidak Mengindex Situs yang Mengandung Flash

Mungkin kita masih ingat dengan masa kejayaan flash yang digunakan untuk menampilkan berbagai aksesoris situs, game, player musik, video hingga dijadikan sebuah landing page sebuah website. Hasil yang ditampilkan flash memang menarik, hal itu dibuktikan berkembangnya addon flash yang menjadi perangkat lunak wajib di install pada PC.

Adobe Flash adalah perangkat lunak pada komputer yang diinstall, pada waktu itu hampir semua pengguna PC sangat dianjurkan untuk memasang flash karena jika tidak ada beberapa konten yang tidak muncul, seperti contohnya dulu situs youtube yang perlu flash untuk memutar video.


Adobe flash dirilis pada bulan November 1996 lalu ini, kabarnya google tidak lagi mengindex situs yang mengandung Flash dari hasil pencarian Google Search.

Hal ini dikatakan oleh Dong-Hwi Lee, Engineering Manager Google, bahwa Google Search akan berhenti memberikan dukungan terhadap konten-konten flash yang ditulis pada blog resmi Google.

Ia juga mengatakan bahwa file yang berextensi file dokumen dengan format flash *.SWF kabarnya turut diabaikan oleh Google Search.

Banyak pengembang software yang menyetop juga dukungan terhadap flash ini termasuk pengembangnya sendiri (Adobe) berangsur meninggalkan teknologi flash tersebut.

Termasuk Google Chrome akan menyudahi dukungannya kepada flash secara menyeluruh pada 2020 nanti. Hal tersebut diikuti oleh Apple, Mozilla dan Microsoft akan berhenti mendukung konten Flash pada tahun yang sama.

Banyak perusahaan yang bergerak dibidang internet juga berangsur berhenti memberikan dukungan terhadap flash, dengan alasan platform flash sering menimbulkan celah, kendati sering diperbaharui.

Adobe sendiri menyarankan para pengembang beralih ke teknologi HTML5, yang terbilang lebih modern.

Dalam artikel ini berarti bagi anda yang masih mengelola situsnya dengan tambahan Flash segera mengubahnya dengan teknologi yang banyak disupport oleh seluruh pengembang.

Mengenal Fitur HTML5

HTML5 ini adalah teknologi internet yang tergolong banyak digunakan oleh berbagai pengembang saat ini, tentunya pengembangan HTML memiliki keunggunlan fitur yang banyak disupport berbagai media.

Berikut ini fitur yang ada di HTML5 beberapa diantaranya:

- Doctype
- Elemen Figure
- Native Audio dan Video
- Canvas
- Offline Support
- Drag & Drop

Dan masih ada puluhan fitur lainnya yang tidak dijelaskan pada artikel kali ini, jadi pada intinya peran flash sudah berangsur diganti dengan HTML5 yang lebih ringan dan juga aman.

Apa anda memiliki sebuah situs yang masih menggunakan flash? Jika ia segeralah berkemas untuk beralih ke yang lebih rama SEO.

Belum ada Komentar untuk "Google Tidak Mengindex Situs yang Mengandung Flash"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel