Ini Sejarah Letusan Gunung Tangkuban Parahu

Ini Sejarah Letusan Gunung Tangkuban Parahu
Mengingat lagi sejarah gunung tangkuban perahu yang saat ini menjadi tempat wisata dan tidak sepi pengunjung, kabar gunung tangkuban perahu atau bahasa sundanya parahu, terjadi lagi erupsi hari ini tanggal Jumat, 26 Juli 2019 sore.

Dalam cerita gunung tangkuban parahu tidak lepas dari legenda dahulu Sangkuriang yang di percaya oleh sebagian orang wilayah Bandung dan Subang, yang konon kisah ini, yang menjadikan terbentuknya gunung tersebut.

Cerita lain di dapat dari penelitian yang dilakukan pada tahun 1934 oleh Van Bemmelen, berkata lain bahwa tangkuban parahu terbentuk kerena meletusnya Gunung Sunda Purba yang meledak hebat pada 50.000 ribu tahun yang lalu, dengan begitu hebatnya ledakan tersebut meninggalkan lubang menganga oleh bekas letusan dengan diameter 5-10 km.

Dan bekas letusan yang menganga tersebut diberi nama Kaldera Sunda, kemudian di dalam Kaldera tersebut munculah gunung baru yaitu Tangkuban Parahu. Dari sumber kami dapatkan terbentuknya Tangkuban Parahu sama dengan terbentuknya Anak Krakatau lahir tahun 1927.

Sejarah juga mencatat Tangkuban Parahu sudah beberapa kali meletus, dalam 200 tahun tangkuban parahu tidak pernah meletus hebat. Dan catatan mengatakan bahwa erupsi tangkuban parahu dewasa ini masih tergolong fasa C.

Berikut ini catatan aktifitas Gunung Tangkuban Parahu:



Update dari Gunung Tangkuban Parahu (Perahu) yang di kutip dati tribunnews hari ini (26/7/2019).

Informasi yang di dapat dari siaran pers Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), mengabarkan bahwa tinggi kolom abu teramati kurang lebih 200 meter di atas puncak dan 2.284 meter di atas permukaan laut. Kepala PVMBG, Kasbani mengatakan status Gunung Tangkuban Parahu berada pada level I yang artinya Normal.

Dan ia juga menghimbau bahwa masyarakat di sekitar gunung tangkuban parahu seperti wisatawan, pedagang, pendaki dan termasuk pengelola wisata agar mewaspadai terjadinya letusan freatik yang sifatnya tiba-tiba, yang tanpa di dahului tanda vulkanik.

Info update ini suber dari tribunnews.com/nasional/2019/07/26/status-gunung-tangkuban-perahu-bandung-dinyatakan-normal-pasca-erupsi-turis-tetap-dilarang-mendekat
Reverensi dan gambar dari kotasubang.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel